Wednesday, July 10, 2013

Puisi Cinta




Cinta..
Kenapa kau tinggalkan aku ?
Takkan ada cinta seperti dirimu lagi.
Saat aku sendiri, kau malah semakin menjauh.
Ku begitu ingin kau memelukku untuk terakhir kalinya.
Aku begitu menyayangimu walaupun aku tahu kau takkan pernah peduli.
Aku masih merindukanmu walaupun aku tahu kau terus menjauhi aku.
Aku tak kan sanggup mengahapus segala bayangmu.
Tapi kini ku relakan kau pergi dariku.
Kegembiraan yang ku rasakan saat memilikimu.
Telah berubah menjadi kesedihan karena kehilangan mu.


Mengapa diriku takkan pernah bisa melupakanmu.
Dan mengapa dirimu yang selalu ada di pikiran ku.
Mungkin salahku juga terlalu mencintaimu sepenuh hatiku.
Ku ratapi kisahku dengan air mata.
Ku renungi kisah kita dengan tangisan ini.
Hati ini terlalu sakit , karena cintamu.


Serpihan demi serpihan luka ku rasa.
Kepingan demi kepingan tentang kita ku ingat.
Semakin ku kenang semakin hancur hati ini.
tapi mengapa ?
Sampai sekarang aku masih bisa mencintaimu.


Bilur-bilur luka meleleh, harapan cinta mengental.
Mencoba menghenti tangis dan menghapus air mata di pipi.
Mengapa luka ini membuat aku makin cinta ?
Kapan kah air mata ini menjadi air mata bening dan tak keruh ?
Kapan kah derai tangis ku terhenti menjadi setetes dan terakhir ?
Seharusnya aku tak perlu aku tangisi , harusnya aku kuat.
Seharusnya aku tak perlu pertaruhkan air mata ini.
Hanya demi satu kenangan dan masa yang telah pergi.


Tapi mengapa ? mengapa sampai sekarang aku tak bisa melupakannya.
Mengapa terus jatuh dan menumpah air mata yang perihkan hati ini.
Hati aku sekarang menjadi perasa.
Airmata ini jatuh, jatuh untuk cinta yang telah mengabaikan ku.
Mataku yang menjadi saksi bagaimana air mataku jatuh untuk nya.
Air mataku terus jatuh terlalu banyak dan menderai.
Terlalu lama menetes dan terus menumpah.
Aku sendiri bersama keluh kesahku, yang tenggelam oleh suara tangisku.
Bersama serpihan hati yang akan aku bawa.
Sampai aku MATI .

0 comments:

Post a Comment